ASPARMINAS.ID - ASPARMINAS bersama Direktorat Jenderal Pengelolaan Sampah Limbah dan Bahan Beracun Berbahaya (PSLB3) - Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI mengadakan Sosialisasi dan Coaching Clinic Peta Jalan Pengurangan Sampah untuk mendorong pengusaha agar aktif dalam upaya pengurangan timbulan sampah. Kegiatan yang diadakan pada Selasa, 20 Juni 2023 ini dihadiri oleh 30 peserta secara langsung di kantor KLHK RI dan 22 peserta secara daring melalui zoom.
Kegiatan coaching clinic dibuka dengan sambutan oleh Vinda Damayanti Ansjar, S.Si., M.Sc., Direktur Pengurangan Sampah. Ia mengapresiasi ASPARMINAS beserta anggotanya yang telah berkomitmen dan terus berupaya mematuhi kewajiban pengurangan sampah. Vinda Damayanti menyatakan akan terus mendampingi dalam semua proses dan memberikan apresiasi kepada produsen yang berkinerja baik sesuai dengan peraturan yang berlaku.
Agnes Swastika Ningrum, Penyuluh Lingkungan Hidup Ahli Madya, bersama dengan Rifky Ilhami, Pengendali Dampak Lingkungan Ahli Pertama, menyampaikan materi terkait peraturan Menteri LHK Nomor P.75/2019. Mereka menekankan pentingnya komitmen dari para produsen dalam mengurangi timbulan sampah dan menyoroti target nasional maupun daerah yang ditetapkan sebesar 30% dari total sampah pada tahun 2029. Rifky juga menyampaikan 30% ini merupakan total dari pengurangan sampah jenis kertas, logam, kaca, dan plastik. Dalam mencapai target ini Kementerian LHK khususnya Ditjen PSLB3 menekankan pentingnya kerjasama dengan berbagai pihak.
Ketua Umum ASPARMINAS, Johan Muliawan juga memberikan sambutannya dalam acara tersebut. Ia mengungkapkan kegembiraannya dan apresiasi kepada para peserta atas terselenggaranya kegiatan coaching clinic peta jalan pengurangan sampah. Ia juga menegaskan bahwa ASPARMINAS akan bekerja sama dengan mitra seperti bank sampah, pelapak, asosiasi daur ulang, dan pihak lainnya dalam pelaksanaan peta jalan pengurangan sampah.
Dalam diskusinya ASPARMINAS kedepannya akan terus melakukan upaya edukasi lainya kepada anggota, seperti dalam upaya menuju zero emission, pelestarian sumber daya air dan penerapan energi baru terbarukan dalam produksinya. ASPARMINAS siap menjadi pionir dalam memajukan industri air minum dalam kemasan.
Sesi dilanjutkan dengan mentorisasi dari KLHK pada anggota ASPARMINAS dalam penyusunan Peta Jalan Pengurangan Sampah. Peserta aktif dan antusias dalam penyusunan peta jalan sampah.
Puncak dari kegiatan ini, ASPARMINAS berhasil menyerahkan 8 dokumen Peta Jalan Pengurangan Sampah kepada pihak KLHK, yaitu dari PT Sariguna Primatirta Tbk, PT Jaya Lestari Sejahtera, PT Sekala Arunika Sentosa, PT Nirwana Tirta, PT Poteng Tirta Jaya, CV Yang Shui Abadi, PT Artha Suki Jaya, dan PT Tirta Sentosa Sejahtera. Bersamaan dengan penyerahan 4 dokumen Peta Jalan Sampah diluar anggota.
Melalui coaching clinic ini, peserta diharapkan dapat mengambil langkah nyata dalam mengurangi sampah dan menjaga lingkungan. Dengan kerjasama semua pihak, Indonesia dapat mencapai target pengurangan sampah yang telah ditetapkan. Acara ini diakhiri dengan sesi foto bersama sebagai kenang-kenangan.
Jalan Tomang Raya no 21-23 Lt 7
Kel. Kebon Jeruk, Kec. Kebon Jeruk,
kota Jakarta Barat, DKI Jakarta.
11530