ASPARMINAS Hadir dalam Undangan Diskusi
Peluang dan Tantangan Penerapan ISO 9001:2015 dan SNI Wajib untuk Industri Kecil Menengah (IKM) Pangan
Asparminas.id - Selasa, 11 Juni 2024 ASPARMINAS menghadiri undangan dari Direktorat Kebijakan Ekonomi, Ketenagakerjaan, dan Pengembangan Regional Badan Riset dan Inovasi. Dalam undangan tersebut ASPARMINAS diminta untuk menjadi narasumber dan juga menjadi peserta pada kegiatan diskusi. BRIN dalam hal ini Direktur Direktorat Kebijakan Ekonomi, Ketenagakerjaan, dan Pengembangan Regional ingin menggali lebih dalam sudut pandang dari pelaku usaha AMDK mengenai SNI wajib yang sudah berlaku dan juga yang akan datang. Bagaimana tantangan dan juga peluang dari penerapan SNI Wajib khususnya untuk industri AMDK.
ASPARMINAS hadir dalam undangan tersebut diwakili oleh Ahmad Hadariy, Ali Masyhar, Idham Arsyad dan juga Herlina dari sekretariat. Dalam sambutannya Ahmad Hadariy memperkenalkan ASPARMINAS dan juga memberi informasi singkat mengenai Industri Air Minum Kemasan di Indonesia. Ia sebagai perwakilan ASPARMINAS menyampaikan terima kasihnya karena ASPARMINAS sudah dilibatkan dalam kajian yang akan dijadikan rekomendasi untuk kebijakan yang akan datang.
Yurike Patricia Marpaung Direktur Direktorat Kebijakan Ekonomi, Ketenagakerjaan, dan Pengembangan Regional menyambut baik ASPARMINAS yang telah bersedia berpartisipasi dalam kegiatan diskusi yang diselenggarakan. Ia bersama tim saat ini sedang menyusun rekomendasi kebijakan penerapan SNI wajib untuk industri menengah kecil dimana ada banyak pelaku industri AMDK di daerah yang masuk dalam kategori produsen AMDK skala menengah kecil. Timnya berharap akan mendapat gambaran dari industri terkait penerapan SNI wajib untuk industri menengah kecil.
Tim dari Direktorat Kebijakan Ekonomi, Ketenagakerjaan, dan Pengembangan Regional BRIN yang diwakili Kanetasya Sabilla menyampaikan perkembangan dari kajian yang sedang dilakukan. Dalam temuannya saat ini Ia menyadari permodalan dan juga komitmen dari organisasi dalam hal ini produsen dalam memenuhi kewajiban SNI di industri terkait pangan. Dalam sesi ini Ia juga menyampaikan poin-poin yang akan didiskusikan dalam pertemuan yang semoga hasil dari pertemuan ini dapat menjadi insight bagi kajian yang sedang dilakukan.
Suasana yang dibagun dengan cukup hangat dan hidmat menjadikan pertemuan ini berjalan dengan lancar. Di Akhir sesi pertemuan, seluruh peserta dalam pertemuan tersebut melakukan photo bersama. Semoga dengan adanya pertemuan ini hubungan baik antara ASPARMINAS dengan BRIN dapat terjalin lebih erat dan ASPARMINAS menjadi salah satu stakeholder yang dilibatkan dalam penyusunan rekomendasi kebijakan di industri AMDK
Jalan Tomang Raya no 21-23 Lt 7
Kel. Kebon Jeruk, Kec. Kebon Jeruk,
kota Jakarta Barat, DKI Jakarta.
11530